Proyek,Manajemen Proyek, Manajemen Proyek Perangkat Lunak

     Pada halaman blog sebelumnya (https://ariantitriwidiantari.blogspot.com/2021/08/manajemen-proyek-perangkat-lunak.html), sudah dijelaskan tentang pengertian suatu proyek, dan manajemen proyek perangkat lunak secara umum. Nah, pada halaman ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai kriteria proyek, project stakeholder, karakteristik proyek, fungsi manajemen dalam proyek, Project Management Tools and Technique, bagaimana manajemensi Proyek Perangkat Lunak, dan faktor-faktor suksesnya suatu proyek. 

    PROYEK 

    Proyek adalah kegiatan temporer dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi suatu kebutuhan tertentu. Proyek dibedakan menjadi proyek kecil dan proyek besar, juga dibedakan sebagai proyek pribadi dan proyek industrial. 

Kriteria suatu proyek, yaitu :

1. Memiliki awal dan akhir. Rangkaian pelaksanaan suatu proyek diawali dengan suatu perencanaan, kemudian eksekusi dari perencanaan tersebut, dan akhir dari suatu proyek adalah hasil produk dari proyek tersebut yang merupakan tujuan proyek. 

2. Memiliki jadwal, biaya, dan batasan kualitas. Suatu proyek dibuat dengan melibatkan beberapa hal, seperti waktu, biaya, sumber daya manusia, ruang lingkup dan batasan kualitas (target). Suatu proyek dapat terlaksana dengan baik dan lancar jika kebutuhan tersebut dapat dipenuhi. 

3. Merupakan usaha yang spesifik dan ada batasan-batasan resiko. Setiap perenacanaan suatu kegiatan, pasti akan ada resiko yang mengikuti. Usaha persiapan suatu kegiatan harus memikirkan hal-hal kedepan agar dapat meminimalisir resiko yang terjadi. 

4. Memiliki sejumlah scope yang harus dilaksanakan. Cakupan adalah hal yang penting untuk menghasilkan produk sesuai dengan persyaratan. 

    JENIS-JENIS PROYEK

1. Proyek Engineering Konstruksi 

2. Proyek Engineering Manufaktur 

3. Proyek Penelitian dan Pengembangan 

4. Proyek Kelayakan Manajemen 

5. Proyek Kapital (untuk investasi) 

    PROJECT STAKEHOLDER 

- Project Sponsor (client) , pemilik pekerjaan sekaligus pemberi dana suatu proyek
- Project Manager, yaitu ketua dari tim proyek yang bertanggungjawab terhadap proyek yang dijalani, serta mengelola sumber daya untuk mencapai tujuan proyek.
- Project Team
- Support Staff 
- Supplier 
- Environment 
- Executive
- Progammer, yaitu orang yang mengimplementasikan, mengemas, dan memodifikasi algoritma serta struktur data, yang dituliskan dalam sebuah bahasa pemrograman tertentu.
- Designer, yaitu orang yang merencanakan, merancang, mengembangkan, dan menerapkan sistem informasi baru yang mengintegrasikan teknologi hardware, software, dan jaringan.
- Analyst, yaitu orang yang menghimpun kasus proses bisnis yang akan dikonversikan menjadi suatu aplikasi perangkat lunak dan disajikan dalam bahasan atau spesifikasi teknis yang mudah dimengerti oleh programmer. Oleh karena itu, fungsi analyst biasanya dilakukan oleh salah satu programmer yang bekerja.
- End User, yaitu orang yang menggunakan dan memanfaatkan perangkat lunak yang telah dibangun dari suatu proyek. End User juga dapat diperankan oleh client atau pemilik proyek.

    KARAKTERISTIK PROYEK 

1. Proyek dibangun secara progresif elaborasi (berarti berkembang dalam langkah-langkah pelaksanaan dan berlanjut secara bertahap), mulai dengan definisi yang luas, kemudian secara bertahan didetailkan sehingga proyek menjadi jelas dan terstruktur,

2. Proyek membutuhkan sumberdaya dari beragam hal, termasuk sumber daya manusia, hardware, software, dan aset lainnya,

3. Proyek harus memiliki costumer/sponsor/investor, yaitu orang atau instansi yang akan memberi arahan dan memenuhi pendanaan proyek,

4. Proyek memunculkan ketidakpastian dalam pelaksaan awalnya, karena terjadi kesulitan dalam memastikan objektif, estimasi penyelesaian, dan penentuan estimasi biaya yang diperlukan,

5. Proyek dikatakan berhasil jika tujuannya tercapai atau produk berhasil diproduksi sesuai target, 

6. Keberhasilan suatu proyek dapat tercapai jika mampu mempertemukan dan bahkan melebihi haraoan dari stakeholder. 

    PROJECT MANAGEMENT TRIANGLE

    Banyak ketidakpastian dalam proyek , dan resouces yang terbatas menyebabkan jarang tercapainya penyelesaian proyek yang sesuai dengan rencana awal dari scope (cakupan), time (waktu), dan cost (biaya). Tiga batasan inilah yang biasa disebut Project Management Triangle/The Magic Triangle. 

TIME         : waktu untuk menyelesaikan proyek (Project Timeline)

SCOPE    : apa yang harus dikerjakan/target, seperti spesifikasi produk, layanan atau hasil yang diharapkan oleh customer atau sponsor 

COST         : biaya/budget yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proyek. 

    MANAJEMEN DAN MANAJEMEN PROYEK

Manajemen diartikan sebagai usaha perencanaan, koordinasi, dan serta pengaturan sumber daya yang ada demi mencapai tujuan yang efektif dan efisien. 

Manajemen proyek merupakan aplikasi dari ilmu pengetahuan, skill, tools, dan teknik untuk aktifitas suatu proyek dari mulai merencanakan, mengorganisir, memimpin dan mengendalikan sumber daya dengan maksud memenuhi atau melampaui kebutuhan stakeholder dan harapan dari sebuah proyek. 

Ada 4 fungsi manajemen : 
1. Planning
2. Organising 
3. Leading
4. Controliing

Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam manajemen proyek adalah knowledge (pengetahuan), skill (keterampilan), tujuan, dan kepribadian. Manajer proyek dan juga tim harus memiliki keterampilan interpersonal dan teknis yang diperlukan untuk memfasilitasi kontrol dalam kegiatan proyek. Selain perencanaan proyek, pengendalian proyek yang sedang berkembang adalah suatu persyaratan dari keberhasilan suatu proyek. 

Kontrol membutuhkan pemantauan dan umpan balik. Hal tersebut memungkinkan manajer proyek mengantisipasi masalah dan mengambil tindakan pencegahan dan tindakan korektif untuk kepentingan proyek. 

Interaksi pengguna merupakan satu diantara faktor penting dalam keberhasilan suatu proyek. Seorang manajer proyek adalah orang yang bertanggungjawab untuk menetapkan komunikasi antara tim proyek dan pengguna.

    FEATURES OF PROJECTS 

- Proyek dilakukan oleh tim dan tiap anggota tim yang berasal dari latar belakang berbeda dan memiliki keahlian di bidang masing-masing. 

    MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK 

Sama dengan pengertian manajemen proyek pada sebelumnya, yang membedakan adalah objek yang dikelola oleh manajemen proyek perangkat lunak, yaitu proses pengembangan perangkat lunak atau software sehingga bidang dan bahasan dalam manajemennya menyesuaikan. 

    PROJECT SUCCESS FACTORS 

Suatu proyek dapat berhasil jika dipengaruhi oleh faktor berikut : 
- Manajemensi proyek yang baik 
- Dukungan eksekutif 
- Keterlibatan pengguna 
- Manajer proyek yang berpengalaman 
- Ruang lingkup terbatas 
- Requirement dasar yang jelas 
- Metodologi formal
- Perkiraan yang andal 
- Kerjasama tim yang baik 

*Kesimpulan dari penulis :
Manajemen proyek merupakan suatu proses penting dalam keberhasilan proyek. Dalam manajemen proyek inilah suatu proyek direncanakan, dilakukan suatu penyesuaian estimasi, kerjasama yang baik terjalin antar tim, dan lain-lain. Berbeda jenis proyeknya, maka akan berbeda pula manajemensinya. Manajemen proyek perangkat lunak adalah pengembangan perangkat lunak. Hal-hal yang diperhatikan antara lain planning, organising, leading, serta controlling. Tentunya, semua proses yang dilakukan haruslah diperhitungkan dengan baik untuk menghindari masalah dalam pengerjaan suatu proyek. 

Sumber : 
https://modulmakalah.blogspot.com/2017/01/Pengertian.Proyek.Kriteria.Fase.dan.Proses.Manajemen.Proyek.html
http://caca-e-supriana.blogspot.com/2016/01/manajemen-proyek-teknologi-informasi.html
https://www.cermati.com/artikel/manajemen-pengertian-manajemen-fungsi-dan-jenis-keilmuan-yang-harus-kamu-tahu

Komentar